Round Up: BSI (BRIS) Rombak Pengurus di Tengah Dugaan Kebocoran Data Hingga Pembagian Dividen

Bisnis.com,23 Mei 2023, 05:52 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Nasabah bertransaksi di salah satu pusat anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Senin (9/1/2022). /Bisnis-Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI merombak jajaran pengurusnya setelah mengalami gangguan layanan serta kabar dugaan kebocoran data nasabah. Direktur Information Technology (IT) BSI Achmad Syafii pun tersisihkan dari jajaran kepengurusan diganti oleh Saladin D. Effendi.

Keputusan perombakan jajaran kepengurusan itu telah disepakati dalam agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BSI pada Senin (22/5/2023). "Pemegang saham sepakat mengangkat Saladin D. Effendi menggantikan Achmad Syafii sebagai Direktur IT," kata Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam konferensi pers RUPST BSI pada Senin (25/5/2023).

Saladin sendiri sebelumnya menjabat sebagai Chief Information Security Officer di induk BSI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Saladin juga sempat bekerja di PT Bank Muamalat Indonesia dan HSBC.

Selain posisi Direktur IT, posisi Direktur Risk Management juga diganti dari sebelumnya dijabat Tiwul Widiyastuti menjadi Grandhis Helmi H. 

Di posisi komisaris, Adiwarman Azwar Karim yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama digeser menjadi Wakil Komisaris Utama. Sementara, posisi Komisaris Utama diemban oleh nama baru, yakni Muliaman D. Hadad.

Adapun, nama lain yang masuk ke jajaran komisaris adalah Abu Rokhmad. Ia akan menggantikan komisaris sebelumnya Nizar Ali. Berikut jajaran Komisaris dan Direksi BSI yang telah disepakati dalam RUPST pada Senin (22/5/2023):

Komisaris 

Komisaris Utama/Independen: Muliaman D. Hadad

Wakil Komisaris Utama/Independen: Adiwarman Azwar Karim

Komisaris Independen: Komaruddin Hidayat 

Komisaris Independen: Mohamad Nasir 

Komisaris Independen: M. Arief Rosyid Hasan 

Komisaris: Masduki Baidlowi 

Komisaris: Imam Budi Sarjito 

Komisaris: Sutanto 

Komisaris: Suyanto 

Komisaris: Abu Rokhmad

Direksi

Direktur Utama: Hery Gunardi 

Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta 

Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari 

Direktur Retail Banking: Ngatari 

Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna 

Direktur Information Technology: Saladin D. Effendi

Direktur Risk Management: Grandhis Helmi H

Direktur Compliance & Human Capital: Tribuana Tunggadewi 

Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho 

Direktur Treasury & International Banking: Moh. Adib 

Perombakan jajaran pengurus itu dilakukan BSI di tengah sorotan atas gangguan layanan serta dugaan kebocoran data nasabah dua pekan terakhir. Pekan lalu, BSI memang diterpa kabar dugaan kebocoran data nasabah oleh kelompok ransomware LockBit di situs dark web. Total data yang dibocorkan mencapai 1,5 TB mencakup data nasabah dan karyawan BSI. 

Data yang disebar hanya sebagian kecil, sementara data-data penting lainnya akan digunakan dalam eksploitasi selanjutnya. Pada pekan sebelumnya, layanan di BSI juga mengalami gangguan selama empat hari sejak 8 Mei 2023 hingga 11 Mei 2023.

Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo menjelaskan setelah gangguan layanan sejak 8 Mei 2023, BRIS melakukan penelusuran dan menemukan indikasi adanya serangan siber. "Perseroan melakukan berbagai langkah penanganan sesuai protokol penanganan insiden siber yang berlaku, dilanjutkan dengan upaya pemulihan layanan kepada nasabah," katanya pada pekan lalu (17/5/2023). Perseroan juga melakukan assessment atau audit forensik terhadap insiden serangan siber itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  1. 1
  2. 2
  3. 3
Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini