Asuransi Bhineka Life Berbalik Catatkan Rugi Komprehensif

Bisnis.com,06 Jun 2023, 06:00 WIB
Penulis: Anggara Pernando
Ilustrasi kegiatan sosialisasi asuransi oleh Bhinneka Life./Laman web Bhinnekalife.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bhinneka Life Indonesia mengumumkan rugi komprehensif -Rp88,79 miliar pada 2022 lalu.

Rugi komprehensif ini berbalik dari kondisi tahun sebelumnya yang mencatatkan laba Rp59,55 miliar atau terjadi penurunan kinerja -249,1 persen.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan hari ini, Selasa, (6/6/2023) perusahaan membukukan pendapatan Rp758,17 miliar. Lebih baik dibandingkan capaian 2021 sebesar Rp629,69 miliar.

Meski demikian, perusahaan menanggung lonjakan klaim yakni dari Rp98,17 miliar pada 2021 menjadi Rp630,51 miliar pada 2022 lalu.

Selanjutnya cadangan premi yang semula mencapai Rp219,09 miliar tercatat menjadi -Rp43,97 miliar.

Secara total setelah ditambah akuisisi hingga beban usaha, pos beban Bhinneka Life tercatat sebesar Rp841,75 miliar, naik dari posisi tahun sebelumnya Rp820,34 miliar. Nilai ini dikurangi pendapatan menjadi laba setelah pajak sebesar Rp19,14 miliar.

Kerugian komprehesif tumbul dari pendapatan komprehensif lain yang mencatatkan rugi Rp107,94 miliar berbanding tahun sebelumnya laba Rp102,05 miliar.

Bhinneka Life juga melaporkan, tingkat solvabilitas alias risk based capital (RBC) perusahaan mencapai 359,52 persen dengan aset Rp1,68 triliun.

Aset Bhinneka Life

Errin Magda Setiawati, Head of Marketing Bhinneka Life menuturkan rugi komprehensif merupakan dampak pencatatan surat berharga pada akhir 2022 yang belum direalisasikan dan penyesuaian kondisi pasar.

Menurut dia, meski pada laba komprehensif mengalami kerugian, pada pencatatan laba operasional perusahaan mengalami laba Rp19,1 miliar. Berbalik dari kondisi tahun sebelumnya yang mengalami rugi Rp42,5 miliar.

Dia menyebutkan, perusahaan mengalami pertumbuhan pendapatan dibandingkan 2021 sebesar 33 persen. Sedangkan hasil investasi dapat direalisasikan Rp162,2 miliar.

"Aset investasi naik dari Rp1,28 triliun ke Rp1,55 triliun dan total aset naik dari Rp1,43 triliun menjadi Rp1,68 triliun," katanya menambahkan.

Redaksi:

Berita ini mengalami penambahan teks seiring penjelasan manajemen Bhinneka Life pada Kamis, 8 Juni 2023 pda pukul 16.46 WIB  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini