Lembaga Tahfidz Al Aqsha di Cirebon, Menjaga Nafas Lewat Ternak Jangkrik

Bisnis.com,27 Jun 2023, 19:37 WIB
Penulis: Hakim Baihaqi
Budi daya jangkrik lembaga Tahfidz Quran Al Aqsha di Desa Sende, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Bisnis.com, CIREBON - Budi daya jangkrik jadi salah satu upaya lembaga Tahfidz Quran Al Aqsha di Desa Sende, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, dua tahun terakhir ini.

Pengasuh Lembaga Tahfidz Quran Al Aqsha Ibnu Hasin menyebutkan pihaknya sengaja memilih jangkrik agar nafas lembaga pendidikan agama yang didirikan secara swadaya tersebut tetap terjaga.

“Awalnya saat pandemi untuk tetap bisa menghidupi lembaga ini. Karena Al Aqsha menjadi salah satu rujukan warga sekitar mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu menimba ilmu agama,” kata Ibnu saat ditemui di Desa Sende, Kabupaten Cirebon, Selasa (27/6/2023).

Ibnu menyebutkan, budi daya jangkrik dipilih lantaran siklus hidup lebih cepat, modal relatif kecil, menghemat lahan dan pakan; serta harga jual yang menjanjikan.

Menurut Ibnu, membudidaya jangkrik sangat menguntungkan. Dari setiap satu kilogram telur yang ditabur, bisa menghasilkan panen jangkrik hingga 90 kilogram.

“Harga telur itu Rp300.000 per kilogram. Sementara, satu kilogram jangkrik itu Rp20.000 per kilonya. Artinya, banyak pundi-pundi uang yang bisa dihasilkan,” kata Ibnu.

Dirasa maju dan menguntungkan, lembaga Tahfidz Quran Al Aqsha lalu percaya diri untuk unjuk gigi dalam program One Pesantren One Produk (OPOP) yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam lomba tersebut, lembaga tersebut berhasil menyabet juara level startup dalam OPOP 2022 dengan total hadiah sebesar Rp75 juta.

“Alhamdulillah, berhasil juara dan kami bisa memperbesar unit usaha kami,” kata Ibnu.

Ibnu mengharapkan, lembaga jebolan lomba OPOP 2022 ini bisa meningkatkan terus produksi dan menjadikannya sebagai pilihan utama masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk menimba ilmu agama.

“Tempat kami ini masih sangat sederhana karena baru berdiri selama dua tahun. Mudah-mudahan, mulai dari akses permodalan hingga program lainnya dari pemerintah bisa kami terima,” kata Ibnu.

Bisnis Indonesia perwakilan Jawa Barat menggelar Program Jelajah OPOP. Perjalanan jurnalistik ini turut didukung oleh Humas Jabar dan Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat, Bank BJB, BSI dan XL Axiata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ajijah
Terkini