Asuransi Umum Bayar Klaim Rp20,13 Triliun, Naik 13,2 Persen

Bisnis.com,26 Agt 2023, 08:45 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Karyawan beraktivitas di dekat logo-logo perusahaan asuransi di kantor Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta, Rabu (5/1/2021). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat peningkatan klaim dibayar di industri asuransi umum menjadi senilai Rp20,13 triliun pada semester I/2023.

Wakil Ketua AAUI untuk Bidang Statistik & Riset Trinita Situmeang mengatakan klaim industri asuransi umum meningkat 13,2 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu yang hanya mencatatkan Rp17,78 triliun.

“Kenaikan klaim ini terjadi hampir pada sebagian besar lini bisnis asuransi umum,” ungkap Trinita dalam konferensi pers Kinerja Asuransi Umum dan Reasuransi Indonesia Semester I/2023 di Jakarta, Jumat (25/8/2023). 

Trinita menyampaikan peningkatan klaim dibayar dikontribusi dari kenaikan klaim pada asuransi kredit sebesar 30,5 persen, kendaraan bermotor sebesar 16,6 persen, properti sebesar 15,6 persen, dan asuransi kesehatan sebesar 15,1 persen.

Perinciannya, klaim dibayar pada asuransi kredit mencapai Rp6,13 triliun pada semester I/2023 atau tumbuh 31,3 persen dari sebelumnya sebesar Rp4,67 triliun. Kemudian, klaim pada asuransi kendaraan bermotor tumbuh 14 persen yoy menjadi Rp3,34 triliun.

Berikutnya, klaim pada lini usaha properti mencapai Rp3,27 triliun atau turun 17,9 persen yoy. Mengekor klaim dibayar pada asuransi kesehatan yang meningkat 27,2 persen yoy dari Rp2,39 triliun menjadi Rp3,05 triliun.

Namun, Trinita mengatakan bahwa masih ada empat lini usaha yang mencatatkan penurunan klaim pada periode ini, yaitu asuransi harta benda atau properti, asuransi pesawat, asuransi energy onshore, dan asuransi aneka.

“Secara rasio, rasio klaim dibayar selama semester I/2023 mengalami peningkatan dari periode yang sama tahun lalu sebesar 38,6 persen menjadi 41,2 persen,” ujarnya.

Pada periode ini juga, AAUI menyampaikan adanya kenaikan klaim rasio dari periode sebelumnya yang dicatatkan naik 2,6 persen. Pada periode ini dicatat klaim rasio sebesar 41,2 persen, sedangkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya adalah 38,6 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini