Bank Jago (ARTO) Gandeng Unicorn AI Portofolio Softbank, Perkuat e-KYC

Bisnis.com,30 Agt 2023, 14:35 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Head of Consumer Business Customer Value Management Bank Jago Irene Santoso (kiri) dan Country Manager Indonesia Advance.AI Ronald Molenaar (kanan) di acara Media Forum Jurnalis Jagoan Bank Jago x ADVANCE.AI pada Rabu (30/8/2023) di Jakarta. / Bisnis Indonesia - Fahmi Ahmad Burhan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Jago Tbk. (ARTO) terus melanjutkan usahanya untuk menggaet nasabah baru. Teranyar, upaya dilakukan bank afiliasi Grup Goto ini lewat kerja sama dengan fintech asal Singapura, ADVANCE.AI.

Menyandang status unicorn, ADVANCE AI merupakan salah satu portofolio afiliasi Softbank, grup konglomerasi yang dikomandoi Masayoshi Son. Softbank juga merupakan investor PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), yang merupakan pemegang saham strategis ARTO.

Irene Santoso, Head of Consumer Business Customer Value Management Bank Jago, berkata bahwa kerja sama ini dalam rangka meningkatkan pengalaman dalam pembukaan rekening nasabah.

ADVANCE.AI menawarkan solusi electronic know-your-customer (e-KYC) yang mengintegrasikan berbagai fitur. Seperti optical character recognition (OCR), deteksi keaktifan, dan perbandingan wajah ke dalam proses pembukaan rekening yang dilakukan Bank Jago. 

Melalui solusi e-KYC berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/Al) itu, verifikasi identitas digital dan layanan pendaftaran nasabah dapat dilakukan dengan efisien serta aman. ADVANCE.AI dapat menyederhanakan proses pendaftaran nasabah dan menjaga identitas nasabah dengan mencegah aktivitas penipuan yang berasal dari eksploitasi teknologi.

Dengan semakin efisien dan amannya sistem pendaftaran, Bank Jago pun berharap bisa meraup lebih banyak nasabah.

"Tahun ini total nasabah bank jago sudah mencapai 8,3 juta, sementara 6,7 juta di antaranya dari aplikasi. Tentunya kami ke depan mau banyak lagi melayani masyarakat Indonesia," kata Irene di Jakarta, Rabu (30/8/2023).

Country Manager Indonesia ADVANCE.AI Ronald Molenaar, meyakini masa depan perbankan akan terletak pada integrasi teknologi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan kemudahan.

"Kemitraan kami dengan Bank Jago mencerminkan misi kami untuk memprioritaskan proses pendaftaran nasabah yang aman, terjamin, dan lancar. Sehingga memungkinkan lembaga keuangan untuk tetap kompetitif dan patuh dalam lanskap yang dinamis," katanya.

Sebagaimana diketahui, Bank Jago telah meraup laba bersih Rp40,51 miliar pada paruh pertama tahun ini atau semester I/2023, naik 40,12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dari sisi intermediasi, emiten bank digital berkode ARTO ini berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan syariah sebesar Rp11,2 triliun pada semester I/2023, tumbuh 54 persen yoy. Aset Bank Jago juga naik 29 persen yoy menjadi Rp18,9 triliun pada paruh pertama 2023.

Dari sisi pendanaan, Bank Jago telah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp10,1 triliun, tumbuh 65 persen yoy. Dana murah atau current account saving account (CASA) mendominasi komposisi DPK Bank Jago sebesar 71,4 persen, sedangkan sisanya merupakan deposito sebesar 28,6 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Herdanang Ahmad Fauzan
Terkini