Pembiayaan Leasing Tembus Rp447,03 Triliun, Ini Penopangnya

Bisnis.com,05 Sep 2023, 13:05 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Multifinance/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan di industri perusahaan pembiayaan (multifinance) mencapai Rp447,03 triliun pada Juli 2023.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan piutang pembiayaan di sektor ini mengalami pertumbuhan sebesar 16,22 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Adapun, Agusman menyampaikan piutang pembiayaan pada Juni 2023 tumbuh 16,37 persen yoy atau sebesar Rp444,52 triliun.

“Ini didukung oleh pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing tumbuh sebesar 28,37 persen dan 16,09 persen yoy,” kata Agusman dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDK Bulanan Agustus 2023 secara virtual, Selasa (5/9/2023).

Selain itu, profil risiko pembiayaan terpantau masih terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) gross berada pada level 2,69 persen pada Juli 2023, sedangkan pada Juni 2023, rasio NPF gross mencapai 2,67 persen.

Sementara itu, gearing ratio di perusahaan pembiayaan mencapai 2,24 kali pada Juli 2023, sedangkan pada Juni 2023 sebesar 2,27 kali. “Ini semua jauh di bawah batas maksimum 10 kali,” ungkapnya.

Di sektor lain, Agusman menyampaikan bahwa pembiayaan modal ventura mengalami pertumbuhan menjadi Rp18,12 triliun pada Juli 2023. Pada periode yang sama, nilai aset pada perusahaan modal ventura menyentuh Rp27,64 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini