Perkuat Modal, Bank KB Bukopin (BBKP) Suntik Anak Usaha Syariah Rp120 Miliar

Bisnis.com,05 Okt 2023, 12:23 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Nasabah bertransaksi di mesin anjungan tunai mandiri milik PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) di Jakarta, Selasa (28/6/2022). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) menyetorkan dana senilai Rp120 miliar dalam transaksi afiliasi kepada anak usahanya PT Bank KB Bukopin Syariah. Setoran dana tersebut sebagai upaya penguatan modal.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Manajemen Bank KB Bukopin melaporkan transaksi afiliasi mereka kepada Bank KB Bukopin Syariah. Objek transaksi merupakan dana setoran.

Dana tersebut ditempatkan dalam dana escrow account sebagai tambahan modal dengan nilai transaksi yang diberikan sebesar Rp120 miliar dan telah ditransaksikan pada pekan lalu (29/9/2023).

Manajemen Bank KB Bukopin menjelaskan bahwa dana setoran ke anak usahanya itu adalah benar dan tidak menyesatkan. Dewan Komisaris dan Direksi Bank KB Bukopin juga menyatakan bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang berlaku dan tidak mengandung benturan kepentingan.

Sementara, transaksi afiliasi itu ditujukan sebagai bentuk penguatan modal anak usaha di sektor perbankan syariah.

"Sebagai upaya penguatan permodalan melalui dana setoran modal dan komitmen perseroan sebagai pemegang saham pengendali untuk memastikan aktifitas Bank KB Bukopin Syariah berjalan dengan baik," tulis Manajemen Bank KB Bukopin dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (5/10/2023).

Bank KB Bukopin sendiri merupakan pemegang saham pengendali anak usaha syariahnya itu dengan memegang 16.420.000.000 lembar saham atau mewakili 92,78 persen dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh Bank KB Bukopin Syariah.

Sebelumnya, Bank KB Bukopin Syariah sedang dalam upaya mendorong pertumbuhan bisnis dengan target baik dari segi pembiayaan dan himpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh dobel digit hingga akhir tahun 2023.

"Pertumbuhan tetap kita canangkan di dua digit di angka belasan, antara 11 hingga 12 persen baik dari sisi aset, pembiayaan, DPK [dana pihak ketiga]. Dan kami optimistis itu bisa kami raih hingga akhir tahun ini," ujar Direktur Utama KB Bukopin Syariah Koko Tjatur Rachmadi dalam agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Juni lalu (26/6/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Aprianto Cahyo Nugroho
Terkini