Deputi Gubernur BI hingga Konglomerat Melayat ke Rumah Duka Mendiang Roosniati Salihin

Bisnis.com,07 Nov 2023, 06:49 WIB
Penulis: Arlina Laras
Suasana persemayaman mantan Wakil Direktur Utama Bank Panin (PNBN) Roosniati Salihin di Rumah Duka Carolus, Jakarta, Senin (6/11/2023)/Bisnis-Arlina Laras

Bisnis.com, JAKARTA – Kalangan bankir senior, Deputi Gubernur Bank Indonesia dan petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga pengusaha berduka atas berpulangnya bankir senior sekaligus Mantan Wakil Presiden Direktur PT Bank Panin Tbk. (PNBN) Roosniati Salihin pada Minggu (5/11/2023).

Berdasarkan pantauan Bisnis, sejak pagi pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB, Senin (6/11/2023) pelayat dari banyak kalangan silih berganti datang ke Rumah Duka Carolus, di Jakarta Pusat untuk bisa mendoakan mendiang sembari menyapa keluarga yang ditinggalkan.

Adapun, sejumlah tokoh besar yang datang melayat antara lain Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti. Lalu, hadir konglomerat Mu'min Ali Gunawan,yakni Lionto Gunawan yang menjabat sebagai Direktur Human Resources & Business Bank Panin sejak Juni 2021 hingga sekarang pun ikut datang ke rumah duka.

Tak hanya itu, Komisaris Independen PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) Aviliani juga turut melayat dan bercerita bahwa dirinya memiliki kenangan tersendiri dengan mendiang Roosniati. 

“Kami itu kan tergabung dalam kelompok ladies bankers, nah di sini Bu Roos sangatlah produktif. Bu Roos ini selain senior bankir, dia juga punya jiwa sosial yang luar biasa. Kita selalu diajak untuk bisa memberdayakan UMKM. Dia enggak pernah lelah, dia paling aktif mencari sumber dana, untuk bisa memberikan sumbangan ke desa-desa,” kenangnya pada Bisnis, Senin (6/11/2023) malam. 

Sebelumnya, Komisaris PT Bank Jago Tbk. (ARTO) Anika Faisal, Komisaris Independen Commonwealth Indonesia Suwartini, hingga Presiden Direktur Bank Niaga (1994-1999) yang juga menjadi Komisaris Independen Bank Mandiri 2005 yakni Gunarni Soeworo juga datang melayat.

Mereka pun menuturkan bahwa memiliki kenangan khusus dengan Roosniati. 

"She's a real bankir, baik hati, dan selalu ceria. Dari sejak dulu sampai sekarang terus ingin tetap aktif, kalau orang pensiun akan istirahat, tapi justru dia terus mendedikasikan sebagai profesional bankir. Sebagai seorang bankir, dia sangat membanggakan dan selalu menjadi panutan," kata Gunarni saat ditemui Bisnis, Senin (6/11/2023). 

Komisaris Commonwealth Bank Suwartini juga menyebut dirinya sendiri telah berteman dengan mendiang selama lebih dari 20 tahun.  

"Sahabat lebih dari 20 tahun. Punya kepribadian baik dan perhatian. Kami selalu sama-sama dan sekarang sangat kehilangan. She's a nice person dan humble," ucapnya sambil terisak.

Sementara itu, Bisnis sendiri tidak menjumpai adanya Direktur Utama Panin Bank Herwidayatmo hingga pukul 21.00 WIB. Meski begitu, sebelumnya pada sore hari pukul 17.00 WIB, dirinya menyebut akan datang ke Rumah Duka.

"Mungkin malam nanti," tulisnya melalui pesan teks singkat.

Hippindo

Sebelumnya, sang keponakan tertua di keluarga sekaligus Staf Ahli Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) yakni Yongky Susilo menilai Roosniati merupakan sosok tante alias bibi yang sangat peduli dan royal terhadap sesama. 

"Kita tahu, dia [Roosniati] adalah wanita karier di perbankan. Dia sangat royal, dan sangat dipercaya di industri dan teman. Bahkan, kolega profesional sangat berterimakasih pada Bu Roos karena dia sangat baik, bisa bantu beresin segala hal di dunia perbankan bahkan personal," ujarnya saat ditemui Bisnis, Senin (6/11/2023) 

Tak main-main, Yongky juga menyebut sang mendiang sangatlah perhatian dan tak pernah perhitungan kala harus membantu karyawannya atau rekan yang kesulitan dalam hal pembiayaan saat pengobatan.  

"Dia mau menggelontorkan ratusan juta hingga miliaran rupiah," ucapnya.  

Adapun, motivasi yang membuat mendiang sangat senang membantu, lantaran Roosniati di puncak kariernya memang memiliki mimpi untuk membantu orang lain tanpa memandang status sosial.

Sang keponakan juga menuturkan bahwa Roosniati gemar akan dunia akademik dan terus menjunjung pendidikan.  

"Dia akan membantu itu anak sampai selesai sekolah. Dia juga bantu pegawainya untuk S2. Dia [Roosniati] bayarin itu bukan karena kasian ya, Tapi, karena semangatnya," tuturnya.  

Dia pun menceritakan, mendiang Roosniati ini merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.  

"Pertama ibu saya. Kedua Pak Budiman. Bu Roos ketiga. Lalu, keempat Pak Edi Darmawan Salihin, dan kelima Pak Toni. Ketiganya sudah meninggal. Jadi, tadinya tinggal Bu Roos dan Pak Edi," ucap Yongky.  

Wakil Ketua OJK 

Tak hanya itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara juga bercerita bahwa sosok Ros meninggalkan kesan mendalam bagi dirinya.  

"Saya itu kenal ibu Roos waktu tahun sekitar tahun 1995 atau 1996. Saya kan menulis makro ekonomi Indonesia dan perbankan. Ibu Roos itu bisa dibilang good narasumber untuk analis," ujarnya pada Bisnis.

Mirza pun bercerita kala dirinya membawa fund manager ke luar negeri, pengetahuan Roosniati terkait makro ekonomi hingga perbankan dunia sangatlah membantu dirinya.  

Bahkan, selain memiliki pengetahuan yang luas, Roosniati digambarkan oleh Mirza sebagai sosok yang ceria, dan sederhana serta aktif dalam kegiatan sosial. 

Berdasarkan informasi yang diterima Bisnis, nantinya abu jenazah mendiang akan dimakamkan di Gunung Gadung pukul 09.00 WIB pada Kamis 9 November 2023.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Feni Freycinetia Fitriani
Terkini