Sokongan Anak Usaha Dongkrak Kinerja Cuan Bank Mandiri, BRI Cs

Bisnis.com,29 Nov 2023, 12:00 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Ilustrasi bank. /Freepik

Bisnis.com, JAKARTA — Bank-bank jumbo seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) telah meraup kinerja laba yang moncer setidaknya hingga kuartal III/2023. Di tengah moncernya laba, terdapat peran dari anak usaha mulai dari bisnis bank syariah, bank digital, hingga multifinance.

Pada periode yang berakhir 30 September 2023, Bank Mandiri telah membukukan laba bersih Rp39,1 triliun pada kuartal III/2023, naik 27,4% yoy. BRI juga telah mencatatkan laba yang meningkat 12,36% yoy menjadi Rp43,99 triliun.

Laba PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga naik 15,1% yoy menjadi Rp15,75 triliun pada kuartal III/2023. Sementara, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) meraup laba bersih yang distribusikan ke pengendali sebesar Rp36,42 triliun pada kuartal III/2023, naik 25,8% yoy. 

Kinerja moncer bank-bank jumbo itu tidak lepas dari peran anak usahanya. BNI misalnya mencatatkan laba bersih anak usahanya sebesar Rp315,4 miliar pada kuartal III/2023, naik 22,7% yoy.

Adapun, total kontribusi laba, fee based income, dan share investment dari anak usaha BNI mencapai Rp1,6 triliun, tumbuh 13,2% yoy.

"BNI memang terus mendorong kinerja perusahaan anak seperti Hibank untuk optimalkan pasar di UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah], BNI finance untuk garap potensi auto-loan dan bisnis consumer. Ada juga BNI Sekuritas yang bisa menangkap potensi bisnis investment banking," kata Direktur Human Capital & Compliance BNI Mucharom dalam public expose pada Senin (27/11/2023).

Salah satu anak usaha BNI di sektor bank digital yakni PT Bank Hibank Indonesia (Hibank) juga berkinerja moncer. Hibank mencatatkan laba bersih Rp123,07 miliar pada kuartal III/2023, melonjak 103,95% yoy.

Bank Mandiri juga mencatatkan peningkatan kontribusi anak usaha. Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo mengatakan kontribusi anak usaha terhadap kinerja laba perseroan tergolong besar.

Karyawan beraktivitas di kantor BNI Life di Jakarta, Kamis (30/6/2022). Bisnis/Suselo Jati

"Kontribusi perusahaan anak secara konsolidasi berkinerja baik," katanya dalam paparan kinerja kuartal III/2023 Bank Mandiri beberapa waktu lalu.

Tercatat, laba bersih anak usaha Bank Mandiri mencapai Rp7,86 triliun, naik 31,5% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp5,97 triliun. Adapun, laba bersih berdasarkan kepemilikan atau net profit after tax by ownership anak usaha BMRI itu mencapai Rp4,21 triliun, naik 33,2% yoy.

Kontribusi anak usaha BMRI terbesar berasal dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS). Tercatat, BSI memperoleh laba bersih Rp4,2 triliun pada kuartal III/2023. Sementara, BMRI memiliki porsi kepemilikan 51,47% saham di BRIS.

Selain itu, anak usaha BMRI yang berkontribusi lumayan besar adalah PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap (BMTP). Bank Mantap telah meraup laba bersih Rp1,12 triliun. Porsi saham BMRI di Bank Mantap mencapai 51.1%.

Bank Mandiri juga memiliki anak usaha bernama AXA Mandiri Financial Services yang telah meraup laba bersih Rp1 triliun. 

BRI juga mendapatkan dukungan dari anak usahanya untuk mendulang cuan. Laba bersih anak usaha BRI mencapai Rp5,2 triliun, naik 35% yoy.

Sebanyak 61,7% laba anak usaha BRI berasal dari PT Pegadaian. Kemudian, 23,1% disumbang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Baik di Pegadaian dan PNM, BRI masing-masing menggenggam 99,99% kepemilikan. 

BRI menang telah membentuk holding ultra mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM sejak 2021. Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan holding ultra mikro itu menjadi sumber pertumbuhan baru bagi BRI.

Selain itu, BRI memiliki anak usaha di bidang bank digital yakni PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO). Bank Raya memang masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,67 miliar hingga akhir September 2023, namun labanya turun 54,81% yoy dari posisi sebelumnya per September 2022 Rp32,47 miliar.

BCA juga mempunyai sejumlah anak usaha di berbagai sektor seperti multifinance, asuransi, bank syariah, hingga bank digital.

Bank digital besutan BCA yakni PT Bank Digital BCA alias Blu telah mencatatkan laba bersih Rp11,35 miliar pada kuartal III/2023, berbalik dari kondisi rugi sebesar Rp18,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara anak usaha di pasar perbankan syariah yakni PT Bank BCA Syariah mencatatkan kinerja laba yang tumbuh 56,99% yoy menjadi Rp118,89 miliar pada kuartal III/2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini