Dongkrak Kinerja, Bank BCA (BBCA) Perkuat Performa SDM

Bisnis.com,16 Des 2023, 00:05 WIB
Penulis: Arlina Laras
Nasabah melakukan transaksi di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memperkuat performa sumber daya manusia (SDM) untuk mendongkrak kinerja perusahaan.

Executive Vice President Human Capital Management BCA Rudi Lim mengatakan pihaknya mendorong pertumbuhan dan menggali potensi terbaik SDM, agar setiap individu dapat mencapai puncak potensinya sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.

“Melalui program-program yang mendukung para talenta-talenta BCA dalam mengembangkan kompetensi, serta karir mereka. Perseroan memberikan berbagai jenis pelatihan dengan beragam materi pendidikan, hingga materi khusus untuk meningkatkan pemahaman pekerja maupun manajemen tentang perbankan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (15/12/2023). 

Sementara itu, dari sisi kinerja, BBCA membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp36,4 triliun pada kuartal III/2023, naik 25,8% secara tahunan (year on year/yoy). 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan laba bank itu terdorong oleh kinerja pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang tumbuh 21,3% yoy menjadi Rp55,9 triliun pada kuartal III/2023. 

Adapun, Mesin pendapatan bunga bersih bank ini melaju seiring dengan kredit perbankan yang juga bertumbuh 12,3% yoy menjadi Rp766,1 triliun. 

"Solidnya kredit didorong oleh gelaran BCA Expo 2023 pada kuartal III/2023 melanjutkan BCA Expoversary 2023. Kredit konsumer pun semakin solid," ujar Jahja dalam konferensi pers paparan kinerja kuartal III/2023 pada Kamis (19/10/2023).

Lalu, dengan kredit yang tumbuh dobel digit, aset BBCA pun naik 7,2% yoy menjadi Rp1.381 triliun hingga September 2023.

Sementara, kredit bank juga ditopang oleh dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.088,8 triliun pada September 2023, naik 6,2% yoy. 

Selain dengan kinerja pendapatan bunga bersih, laba bank ditopang oleh pendapatan nonbunga yang mencapai Rp18,3 triliun, naik 9,7% yoy. 

Pendapatan nonbunga ini utamanya didorong oleh pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau fee based income yang mencapai Rp13,3 triliun, naik 7,7% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Mia Chitra Dinisari
Terkini