Kinerja Solid, Intip Aturan Uang Muka Kredit Mobil Mewah Adira Finance

Bisnis.com,20 Des 2023, 05:30 WIB
Penulis: Pernita Hestin Untari
Nasabah melakukan penyelesaian administrasi di kantor Adira Makassar, Sulawesi Selatan./JIBI-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA— PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatat pertumbuhan pembiayaan mobil mewah cenderung stabil dibandingkan segmen lainnya. Kendati demikian, kontribusinya relatif lebih kecil dibandingkan total portofolio perseroan. 

“Kontribusi pembiayaan mobil premium di Adira Finance masih di bawah 10%,” ungkap Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani kepada Bisnis, Selasa (19/12/2023). 

Gani mengatakan setiap perusahaan pembiayaan memiliki kriteria yang berbeda terkait dengan segmen premium. Dalam konteks Adira Finance, perseroan mengkategorikan mobil di atas Rp900 juta sebagai mobil premium. Adapun rata-rata uang muka syarat kredit mobil mewah di Adira Finance yakni 30% sampai dengan 50%.

Adapun Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru mencapai Rp30,4 triliun sepanjang 9 bulan pertama 2023. Seluruh segmen pembiayaan mengalami kenaikan, terutama segmen sepeda motor yang tumbuh sebesar 44,9% secara tahunan (year on year/yoy). 

Segmen lainnya seperti mobil juga naik 35,1% yoy, dan non otomotif 35,8% yoy. Dengan portofolio tersebut emiten bersandi saham ADMF itu juga mencatatkan gross Non Performing Loan (NPL) konsolidasi yang masih terjaga sekitar 2%.

Di sisi lain, perusahaan pembiayaan lainnya, Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatat pertumbuhan mobil segmen premium pada 2023. Pertumbuhannya bahkan mencapai 200—300% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

“Hari ini malah segmen yang tumbuh sangat besar justru di segmen premium-luxury,” kata Chief Marketing MTF Afri Feder Fauzi ditemui usai Press Conference MTF Autofiesta Jakarta 2023 di Jakarta, Senin (18/12/2023). 

Afri mengatakan pembiayaan mobil mewah kondisinya memang cenderung bisa meningkat, lantaran segmen tersebut tak terganggu isu ekonomi hingga politik. Selain itu, kualitas kreditnya juga bagus sehingga tidak mempengaruhi tingkat Non Performing Loan (NPL) perseroan. 

Nasabah biasanya melakukan pembayaran secara cash dengan porsi 50—60%, sementara sisanya 40—50% dilakukan dengan cara mencicil. Adapun untuk harga mobilnya sekitar Rp1,5 miliar ke atas dengan tipe Sport Utility Vehicle (SUV) ke atas, hingga sedan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini