Wirausaha Muda Mandiri 2023, Sebanyak 24 Finalis Beradu Skill di Surabaya

Bisnis.com,19 Jan 2024, 09:00 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Gelaran final WMM 2023 yakni Entrepreneurship Exhibition di Tunjungan Plaza, Surabaya pada Kamis (18/1/2024)./Bisnis-Fahmi AB

Bisnis.com, SURABAYA - Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2023 memasuki tahap final. Dalam gelaran tahunan ini, PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) berupaya mengasah potensi besar pengusaha muda di Tanah Air.

Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan WMM merupakan kompetisi wirausaha muda yang rutin digelar sejak 2007. Dalam gelaran tersebut, Bank Mandiri juga berupaya mendorong agar pengusaha muda di Indonesia bisa berkembang di kancah nasional maupun global.

"Kita tidak menutup mata dengan kondisi market yang saat ini volatile. Maka perlu pelaku usaha muda agar bersaing di kancah nasional bahkan internasional," ujar Ali dalam rangkaian acara WMM 2023 yakni Entrepreneurship Exhibition di Tunjungan Plaza, Surabaya pada Kamis (18/1/2024).

Sejak pendaftaran dibuka pada 27 September 2023, WMM telah menjaring 8.290 pendaftar dari seluruh Indonesia. WMM 2023 dibagi ke dalam 4 kategori bisnis yaitu Kategori Boga, Sosial, Teknologi dan Kreatif.

Kemudian, terjaring sebanyak 24 finalis. Para finalis itu kemudian bertanding memperebutkan gelar Top 20 Business Existing dan Top 4 Finalis Business Plan.

Bukan hanya bersaing, seluruh finalis akan dibekali dengan pelatihan secara komperehensif oleh para pakar dan pemimpin perusahaan secara ekslusif. Finalis juga akan mengikuti sesi mentoring nasional.

"Akan ada pendidikan pengembangan yang berkelanjutan. Pengembangan dari sisi bisnis, produk, dan finansial," ujar Ali.

Bahkan, walau tidak masuk finalis, Bank Mandiri melalui Rumah BUMN di tiap-tiap wilayah memberikan ruang kepada pengusaha-pengusaha muda untuk mengembangkan potensinya.

Salah satu finalis yakni CEO dan Founder Tappp, Alfyan Saputra mengatakan tertarik mengikuti WMM 2023 karena mempunyai niat besar untuk berkembang. "Saya melihat juara-juara pada tahun lalu itu sekarang sudah sangat growth untuk keberlangsungan bisnis mereka," tuturnya.

Alfyan sendiri merupakan pengusaha muda di bidang teknologi. Ia mengembangkan bisnis kartu nama digital bernama Tappp sejak 2021. Perkembangan usaha yang berbasis di Subang, Jawa Barat itu kian pesat.

Kartu nama digital Tappp memanfaatkan teknologi RFID. Penggunanya dapat mengakses kartu nama menggunakan fitur NFC.

Tappp telah digunakan oleh 6 ribu pengguna dengan 1 juta kali penggunaan. Penggunanya mulai dari ritel kalangan pekerja formal hingga korporasi melalui pemasaran Business to Business (B2B). Sejumlah korporasi seperti PT Vale Indonesia, PT Eximbank Indonesia, hingga PT GMF Aero Asia telah memanfaatkan teknologi kartu nama digital Tappp.

Dari sisi pendapatan, Alfyan mengatakan Tappp telah meraup omset hingga ratusan juta rupiah dalam satu kuartal. Tappp pun telah dilirik sejumlah investor seperti modal ventura untuk membantu pendanaannya.

Finalis WMM 2023 lainnya adalah CEO sekaligus Founder Conture Concrete Lab Febryan Tricahyo. Ia mengatakan setelah mengikuti serangkaian acara WMM 2023, tidak hanya pengembangan bisnis, tapi juga koneksi didapatkannya. "Saya jadi tahu hal-hal baru, dan belajar banyak," ujarnya. 

Ia mengembangkan usaha studio beton sudah sejak 10 tahun lalu. Tidak hanya menjalankan studio kreatif dengan material beton saja, tapi juga memanfaatkan sampah residu seperti masker hingga popok.

Limbah masker yang berserakan kemudian diolah sedemikian rupa dan membentuk tekstur unik pada beton. Menurutnya, hasil dari olahan itu kemudian membuat berat beton 50% lebih ringan.

Bisnisnya kian berkembang, hingga omset yang ia dapatkan bisa mencapai miliaran. Sejumlah jenama pun telah memanfaatkan desain beton dari Conture Concrete Lab, seperti The Body Shop hingga Uniqlo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini