Dapat Restu, Bank Woori Saudara (SDRA) Tancap Gas Right Issue 6,4 Miliar Saham

Bisnis.com,28 Jan 2024, 13:16 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Logo Bank Woori Saudara/bankwoorisaudara.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) bersiap menggelar right issue sebanyak 6,4 miliar saham setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Woori Saudara yang digelar pada 25 Januari 2024 telah menyetujui adanya penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV.

Dengan demikian SDRA akan mengeluarkan saham baru dari portepel dengan jumlah sebanyak-banyaknya 6,4 miliar saham bernilai nominal Rp100 setiap saham.

Adapun, pelaksanaan right issue kemudian akan digelar setelah efektifnya pernyataan pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RUPSLB SDRA juga memutuskan sejumlah hal terkait right issue tersebut. "Memberikan wewenang dan kuasa kepada direksi perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan pelaksanaan PMHMETD IV perseroan," tulis Manajemen SDRA di keterbukaan informasi pada beberapa waktu (26/1/2024).

Selain itu, RUPSLB Bank Woori Saudara menyetujui penambahan modal dasar perseroan dari semula Rp1,5 triliun menjadi Rp3 triliun.

Sebelumnya, induk SDRA asal Korea Selatan Woori Bank Korea juga telah menyiapkan dana US$200 juta atau Rp3,1 triliun untuk menebus haknya. Adapun, Woori Bank Korea memiliki porsi kepemilikan 84,2% di SDRA.

Manajemen SDRA juga menjelaskan right issue dilakukan di antaranya untuk memperkuat struktur permodalan. Bank Woori Saudara mencatatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di level 24,17% pada September 2023, naik dari level pada September 2022 sebesar 22,86%.

Posisi CAR setelah aksi penambahan modal diproyeksikan akan naik sejalan dengan realisasi right issue. Tambahan modal melalui right issue dapat membantu Bank Woori Saudara untuk melakukan perkembangan usaha dengan melakukan ekspansi bisnis yang berkelanjutan dalam menjaga daya saing.

Selain itu, penambahan modal melalui right issue dinilai mampu mempercepat upaya bank naik kelas. "Rencana penambahan modal akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan, khususnya dalam hal memperkuat struktur permodalan sehingga dapat mempercepat perseroan untuk menjadi bank kategori KBMI III," tulis Manajemen Bank Woori Saudara di keterbukaan informasi pada akhir tahun lalu (5/12/2023).

Sebagaimana diketahui, saat ini Bank Woori Saudara masih masuk ke dalam kategori KBMI II atau bank dengan modal inti Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Tercatat, modal inti Bank Woori Saudara per September 2023 mencapai Rp8,36 triliun. 

Sementara, KBMI III merupakan kategori bank dengan modal inti Rp14 triliun sampai Rp70 triliun. Apabila Bank Woori Saudara masuk KBMI III, maka akan selevel dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) hingga PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini