Ancang-ancang BSI (BRIS) Raup Pasar Haji RI pada 2024

Bisnis.com,16 Feb 2024, 16:00 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021)./Bisnis-Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) tahun ini sudah mulai ancang-ancang melayani nasabah haji pada 2024, termasuk pelunasan biaya haji pada bulan ini.

Mengacu data Kementerian Agama RI, jumlah masyarakat Indonesia yang akan berangkat haji pada tahun ini sebanyak 241.000 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83% diestimasikan merupakan calon haji reguler nasabah BSI.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan apabila melihat data tahun lalu, 81% calon jamaah haji di Tanah Air dilayani oleh BSI. Hal tersebut menjadi tantangan bagi BSI untuk meningkatkan layanan.

"Dengan jumlah nasabah yang semakin masif, tahun ini kami mempersiapkan layanan pendaftaran dan pelunasan haji yang bisa dimanfaatkan oleh calon jamaah,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (16/2/2024).

Dalam hal pelunasan biaya haji, BSI pun mulai ancang-ancang. Pemerintah telah mengimbau calon jamaah haji untuk dapat melunasi biaya haji pada periode pelunasan haji pertama sejak 9 Januari 2024 dan diperpanjang hingga 23 Februari 2024. Biaya haji yang dibayar jemaah tahun ini mencapai Rp56 juta. 

BSI memperkirakan trafik pelunasan haji akan melonjak pada periode dua pekan terakhir penutupan. 

Anton mengatakan, BSI menyiapkan serangkaian layanan pelunasan haji di BSI net, e-channel BSI Mobile secara real time maupun di lebih dari 1.100 outlet BSI yang buka pukul 08.00-15.00 waktu setempat. Selain itu, terdapat layanan BSI Smart untuk memudahkan para calon jemaah haji yang akan melakukan pelunasan. 

Dalam upaya memudahkan para jamaah, BSI pun telah menyiapkan layanan pra dan pasca haji yang bisa digunakan calon jamaah haji BSI.

“Salah satu layanan tersebut adalah pelunasan melalui BSI Mobile sehingga calon jamaah dapat melakukan proses pelunasan haji-nya tanpa antri ke kantor cabang,” jelas Anton.

Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo menyebutkan jaringan BSI memang telah menjadi tulang punggung untuk mendorong ekosistem haji di Indonesia.

BSI pun terus bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Kementerian Agama RI untuk mempermudah keberangkatan masyarakat muslim yang daftar haji.

“Kami akan terus meningkatkan layanan, misalnya dengan makin mendekatkan diri ke sektor syariah sebagai bagian dari layanan kepentingan haji dan umroh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Selain di dalam negeri, upaya dilakukan BSI untuk meningkatkan layanan haji dengan membuka kantor cabang internasional di Arab Saudi kisaran kuartal I ataupun kuartal II 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Feni Freycinetia Fitriani
Terkini