Maybank Indonesia (BNII) Rancang RUPST, Taswin Zakaria Mundur dari Direktur?

Bisnis.com,22 Feb 2024, 23:19 WIB
Penulis: Arlina Laras
Nasabah melakukan transaksi melalui mesin atm milik PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) di Jakarta. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 1 April 2024 di Jakarta. 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat adalah pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 7 Maret 2024 sampai dengan pukul 16.00 WIB (recording date).

“Usul-usul dari para Pemegang Saham Perseroan dapat dimasukkan dalam agenda Rapat, apabila memenuhi persyaratan Pasal 11 ayat 5 Anggaran Dasar Perseroan, dan harus sudah diterima oleh Direksi Perseroan selambat-lambatnya tujuh hari kalender sebelum tanggal Pemanggilan Rapat,” tulis Direksi yang dikutip Kamis, (22/2/2024)

Perseroan menghimbau kepada Pemegang Saham untuk dapat berpartisipasi dalam Rapat dengan menghadiri dan memberikan suaranya dalam Rapat secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI atau memberikan kuasa secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik (“e-Proxy”) dalam proses penyelenggaraan Rapat. 

Fasilitas e-Proxy ini tersedia bagi Pemegang Saham yang berhak hadir dalam Rapat sejak tanggal Pemanggilan Rapat sampai dengan satu hari kerja sebelum hari Penyelenggaraan Rapat, yaitu tanggal 28 Maret 2024 pukul 12.00 WIB.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Presiden Direktur Taswin Zakaria membeberkan bahwa dirinya bakal mengakhiri jabatannya pada tahun ini karena terdapat ketentuan periodisasi di perseroan. 

Diketahui, Taswin sudah hampir empat periode menduduki jabatan sebagai pemimpin di Maybank Indonesia.  

"Saya rencana mau berakhir, karena kita ada ketentuan periode. Saya sudah lewat periodenya, saya sudah hampir mau empat kali," tuturnya saat ditemui awak media setelah acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) pada Selasa (20/2/2024). 

Dia menyebut, pengakhiran masa jabatannya akan diputuskan dalam agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Maybank Indonesia pada tahun ini. 

Taswin berpesan kepada penggantinya dan jajaran direksi Maybank Indonesia lain agar memanfaatkan momentum pertumbuhan yang cukup pesat. 

"Apalagi momentum pascapemilu 2024 diperkirakan positif. Kalau satu putaran, wait and see bisa segera berakhir, maka ini bisa dimanfaatkan menjadi momentum untuk tumbuh," kata Taswin.

Melansir dari Maybank Indonesia, Taswin diangkat sebagai Presiden Direktur BNII berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 11 November 2013 dan efektif menjabat sejak tanggal 12 Maret 2014. 

“Penunjukan terakhir Beliau sebagai Presiden Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk adalah berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 26 Maret 2021,” tulis perseroan.

Dengan demikian, periode jabatannya usai penunjukannya yang terakhir, dimulai pada 2021 dan berakhir pada 2024. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini