Dividen Bank Mega Diputuskan di RUPST Hari Ini, Simak Historis Tebarannya

Bisnis.com,01 Mar 2024, 15:14 WIB
Penulis: Annisa Sulistyo Rini
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang PT Bank Mega Tbk (MEGA) di Jakarta, Selasa (2/7/2019). Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mega Tbk. (MEGA) pada hari ini, Jumat (1/3/2024) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), yang salah satu agendanya membahas pembagian dividen untuk tahun buku 2023. Berikut historis tebaran dividen Bank Mega.

Dalam pengumuman RUPST, Bank Mega menyebutkan RUPST akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB hingga selesai di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan.

Beberapa agenda rapat yaitu, pertama persetujuan dan pengesahan laporan tahunan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023. Laporan tahunan tersebut terdiri dari laporan pengurus perseroan, laporan keuangan perseroan, dan laporan pengawasan dewan komisaris perseroan.

Kedua, penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023. Pada agenda ini, perseroan akan mengusulkan untuk memperoleh persetujuan atas penggunaan laba bersih tahun 2023 untuk disisihkan sebagai dana cadangan dan dibagian sebagai dividen tunai.

Ketiga, laporan direksi atas rencana kerja (business plan) perseroan tahun 2024 dan laporan rencana aksi keuangan berkelanjutan.

Keempat, penunjukkan kantor akuntan publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan perseroan tahun buku 2024.

Kelima, perubahan susunan pengurus sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan seluruh anggota direksi Bank Mega pada RUPST 2024 dan pengunduran diri wakil komisaris utama.

Keenam, penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi dewan komisaris dan direksi untuk tahun 2024, serta pembagian tugas dan wewenang direksi. Ketujuh, persetujuan pengkinian rencana aksi (recovery plan) perseroan.

Jika menilik pada tahun lalu, MEGA membagikan dividen senilai Rp2,83 triliun kepada pemegang saham sebagai dividen tunai untuk tahun buku 2022 atau setara 70% dari laba bersih sepanjang 2022.

Adapun perseroan telah membukukan laba Rp4,05 triliun sepanjang 2022, tumbuh tipis atau 1% secara tahunan (yoy).

Sebelumnya, Bank Mega juga membagikan dividen dengan rasio 70% terhadap laba bersih untuk tahun buku 2021. Kebijakan ini juga serupa diterapkan untuk laba tahun buku 2020, di mana MEGA membagikan rasio dividen hampir 70%.

Sebagai informasi sepanjang tahun lalu, Bank Mega membukukan laba bersih senilai Rp3,51 triliun. Laba bank yang dikendalikan crazy rich Chairul Tanjung ini susut 13,33% secara tahunan dibandingkan dengan periode 2022 sebesar Rp4,05 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini