Bank Mandiri (BMRI) Ungkap Siasat Geber Kredit Korporasi Tahun Ini

Bisnis.com,05 Mar 2024, 15:45 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Darmawan Junaidi menyampaikan kata sambutan saat Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 di Jakarta, Selasa (5/3/2024). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menargetkan kredit tumbuh pada level 13%-15% pada tahun ini, ditopang oleh kredit segmen korporasi. Terdapat sejumlah siasat Bank Mandiri dalam mendongkrak kredit korporasi tersebut.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan dalam perjalanannya, target kredit Bank Mandiri akan mendapatkan sejumlah tantangan serta peluang pada tahun ini. Secara time frame, pada semester pertama 2024, perjalanan penyaluran kredit masih dipengaruhi oleh tren suku bunga tinggi.

Namun, pada semester berikutnya, terdapat peluang perbankan mendongkrak penyaluran kreditnya. "Kalau kredit korporasi akan in line, kita dapatkan pertumbuhan sangat baik. Memang sebagian besar didukung oleh demand yang masih tinggi di segmen korporasi," kata Darmawan dalam acara konferensi pers Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 pada Selasa (5/3/2024) di Jakarta. 

Sementara itu, di tengah perjalanan penyaluran kredit itu Bank Mandiri pun menyiapkan sejumlah siasat. "Pendekatan ekosistem value chain kita siapkan untuk dapat pertumbuhan. Sektor-sektor pembiayaan tahun-tahun sebelumnya ada peluang yang bisa diakselerasi. Sumber pertumbuhan terbuka lebar," tuturnya.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria juga mengatakan Bank Mandiri pun membuka peluang pertumbuhan bagi korporasi dalam negeri maupun asing, termasuk dalam investasi. "Peluang perlu ditingkatkan, sektor ekonomi diperbesar seperti manufaktur," katanya.

Untuk itu, Bank Mandiri menggelar Mandiri Investment Forum 2024 yang mengangkat tema “Thriving Through Transition”. Forum tersebut digelar selama lima hari, dari 4 Maret 2024 hingga 8 Maret 2024, dengan rangkaian acara yang terdiri atas site visits, macro day, dan corporate day.

Acara tersebut menampilkan sejumlah pembicara yang membahas berbagai topik terkait dengan kondisi geopolitik, makroekonomi, kebijakan fiskal dan moneter, sektor riil, pasar modal, dan industri perbankan di Indonesia.

Selain itu, Eka mengatakan dalam memfasilitasi korporasi asing, Bank Mandiri mengandalkan jaringan kantor cabang luar negeri seperti di Singapura dan di Hong Kong.

"Bank Mandiri melayani 100.000 nasabah. Tidak hanya fasilitasi korporasi Indonesia di luar negeri, tapi menjembatani korporasi global yang mau berinvestasi di Indonesia," ujar Eka.

Lalu, Bank Mandiri mengandalkan layanan digital yakni Kopra by Mandiri dalam melayani korporasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada 2023, Kopra by Mandiri telah berhasil mengelola Rp19.100 triliun transaksi, dengan jumlah transaksi mencapai 1,05 miliar. Adapun, jumlah pengguna Kopra by Mandiri mencapai 182.000.

Sementara itu, secara bank only, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sebesar Rp1.085,78 triliun, tumbuh 16,42% secara tahunan (year on year/yoy).

Jika dirinci berdasarkan jenis kreditnya, pertumbuhan ini didukung oleh kredit produktif perseroan yang meningkat 17,3% secara yoy per akhir 2023 lalu. Salah satunya ditopang oleh kredit investasi yang mampu tumbuh 12,94% yoy menjadi Rp468,34 triliun pada tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini