Bos BFI Finance (BFIN) Jual 200.000 Lembar Saham, Ungkap Tujuannya

Bisnis.com,18 Mar 2024, 15:57 WIB
Penulis: Rika Anggraeni
Nasabah menunggu antrean di kantor cabang BFI Finance di Jakarta. Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) Francis Lay Sioe Ho menjual 200.000 saham yang dimiliki.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/3/2024), Francis Lay Sioe Ho melepas 200.000 saham BFIN di harga rata-rata Rp1.315 per saham. Transaksi itu dilakukan pada 13 Maret 2024.

Dengan transaksi ini, maka Francis meraup dana senilai Rp263 juta.

Alhasil, kepemilikan Francis di saham BFIN menjadi 2,15% atau setara dengan 343.908.180 saham. Sebelumnya, Francis menggenggam 344.108.180 saham BFIN atau 2,16%.

“Tujuan dari transaksi bersifat pelepasan investasi dengan status kepemilikan saham langsung,” ungkap Direktur BFI Finance Andrew Adiwijanto dalam keterbukaan informasi, dikutip pada Senin (18/3/2024).

Jika melihat perdagangan saham pada Rabu (13/3/2024), saham BFIN terparkir di zona merah yang turun 1,54% ke level Rp1.280 per saham.

Sementara itu, pada perdagangan hari ini, Senin (18/3/2024) hingga pukul 14.23 WIB, saham BFIN terpantau menguat 1,55% ke level Rp1.310 per saham. Saham BFIN dibuka melemah di harga Rp1.285 per saham. Sedangkan kapitalisasi pasar atau market cap BFIN mencapai Rp20,92 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini