Bank Milik Wings Group (MASB) Tetapkan Budi Setiawan Sebagai Direktur Kepatuhan

Bisnis.com,15 Mei 2024, 09:44 WIB
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Tampilan aplikasi MAS Mobile milik PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. alias Bank MAS (MASB)./bankmas.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank dalam konglomerasi Wings Group, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. (MASB) mengubah jajaran kepengurusannya dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pekan lalu. Langkah perombakan setelah ditinggal dua direksinya yang undur diri. 

RUPST Bank Multiarta Sentosa telah digelar pada 8 Mei 2024. Hasilnya, RUPST menyetujui dan menerima pengunduran diri dua direksinya yakni Haryati Lawidjaja serta Iwan Yuda Pramudhi.

Haryati telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Layanan Perbankan Digital Bank Multiarta Sentosa pada Februari lalu. Kemudian, pengunduran diri Haryati itu efektif pada 3 April 2024. Manajemen MASB menjelaskan pengunduran diri Haryati dikarenakan alasan pribadi.

Dua bulan setelahnya, Iwan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Kepatuhan di bank milik Wings Group.

Setelah mundurnya dua direktur, MASB kemudian mengangkat direktur baru. "Menyetujui untuk mengangkat Budi Setiawan selaku Direktur perseroan yang membawahkan fungsi Kepatuhan," tulis Manajemen MASB dalam ringkasan risalah RUPST di keterbukaan informasi dikutip Rabu (15/5/2024).

Budi akan efektif menjabat sebagai direktur baru terhitung sejak tanggal dikeluarkannya persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun, jajaran kepengurusan MASB menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Hendrik Tanojo

Komisaris: Juwita Ekawati Winoto

Komisaris Independen: Nancy Herawati

Komisaris Independen: Tommy Mukdani

Dewan Direksi

Direktur Utama: Ho Danny Hartono

Direktur: Budi Afandi Winoto

Direktur: Fely Retnowati

Direktur: Rahmat Bagas Santoso

Direktur: Budi Setiawan *)

Selain menjalankan perubahan kepengurusan, RUPST menyetujui penetapan penggunaan laba bersihnya untuk tahun buku 2023 sebesar Rp243,85 miliar.

Dari laba yang diraup itu, MASB tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebanyak Rp241,85 miliar akan dimanfaatkan sebagai laba ditahan untuk penguatan modal perseroan dalam menunjang pertumbuhan. Kemudian, sebanyak Rp2 miliar dari laba yang diraup akan disisihkan sebagai dana cadangan wajib. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini