Konten Premium

PR Bank Indonesia Usai Tahan Suku Bunga

Bisnis.com,21 Jun 2024, 11:30 WIB
Penulis: Maria Elena & Wibi Pangestu Pratama
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Gubernur BI dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur atau RDG BI bulan lalu. Adapun, dalam RDG BI teranyar pada Kamis (20/6/2024), BI memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI Rate di 6,25%. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA — Pelemahan rupiah masih membayangi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan bahwa BI rate tetap 6,25%. Di tengah berbagai dinamika ekonomi, sejumlah pekerjaan rumah perlu diselesaikan satu per satu oleh BI, bersama dengan pemerintah.

Pada pembukaan perdagangan Jumat (21/6/2024), kurs rupiah hari ini kembali melemah 0,27% ke level Rp16.475 per dolar AS. Indeks mata uang Negeri Paman Sam meningkat 0,03% ke posisi 105,61 dan membuat mayoritas mata uang di Asia dibuka melemah. Kondisi itu masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Ada harapan bahwa keputusan BI pertahankan suku bunga acuan berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur Juni 2024 akan membawa angin segar penguatan rupiah. Namun, ada syarat lain yang harus terpenuhi agar rupiah bisa menguat dengan optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  Konten Premium

Anda sedang membaca Konten Premium

Silakan daftar GRATIS atau LOGIN untuk melanjutkan membaca artikel ini.

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Wibi Pangestu Pratama
Terkini