Bisnis.com, JAKARTA -- Penyelenggara industri keuangan berbasis teknologi mencatatkan pertumbuhan pendanaan yang meningkat saat Lebaran 2019.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jumlah rekening pendana atau lender mencapai 456.352 entitas per April 2019, tumbuh 119,92% secara year to date (ytd) dibandingkan dengan Desember 2019 sebesar 207.507 entitas.
Adapun jumlah transaksi lender hingga April 2019 mencapai 17,42 juta, tumbuh 98,18%. Mayoritas lender berasal dari Pulau Jawa sebanyak 12,47 juta, naik sebesar 117,08 (ytd). Adapun sisanya berasal dari luar Pulau Jawa sebanyak 744.360 dan luar negeri 4,21 juta. Pertumbuhan lender dari luar negeri cukup pesat yakni mencapai 65,19%.
Kenaikan itu dirasakan oleh PT Gradana Teknoruci Indonesia (Gradana). Co-Founder Gradana Angela Oetama mengatakan momentum Ramadhan dan Lebaran justru mendorong pertumbuhan lender.
Kenaikan tersebut didukung oleh produk yang beragam. “Buat kami kita bertumbuh karena lebih banyak customer tidak hanya dari borrower, tetapi dari lender juga. Selain itu kami produknya tambah banyak, dulu ada DP, sekarang pembiayaan renovasi, dan modal kerja. Jadi produk yang sesuai dengan kebutuhan properti,” katanya.
Kendati enggan menyebutkan nilainya, Angela mengungkapkan Gradana dapat melayani 12--20 transaksi dalam sebulan. Dia meyakini kesempatan bertumbuh dapat mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan tahun kemarin.