Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bitcoin dan Sejumlah Altcoin Bullish Usai Kabar SVB Bangkrut

Bitcoin dan beberapa alternative coin (Altcoin) menguat tajam usai kabar bangkrutnya Silicon Valley Bank (SVB).
Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Bitcoin dan beberapa alternative coin (Altcoin) menguat tajam usai kabar bangkrutnya Silicon Valley Bank (SVB), termasuk USDC yang menyimpan cadangan dana di SVB.

Berdasarkan data coinmarketcap, Senin (13/3/2023) pukul 09.30 WIB, Bitcoin (BTC) terpantau menguat 8,73 persen ke posisi UD$22.410,61 per koin. Koin dengan kapitalisasi pasar terbesar ini dijual sebanyak US$32,93 miliar.

Kemudian Ethereum (ETH) juga menyusul BTC dengan menguat 9,10 persen ke posisi US$1.606 per koin. Sebanyak US$12,65 ETH diperdagangkan dalam kurun waktu 24 jam. Sementara itu, stable coin USDT terpantau menguat 0,63 persen ke posisi US$1,01 per koin.

Stablecoin lainnya yaitu USDC juga terpantau menguat 3,37 persen ke posisi US$0,965 per koin. Sebelumnya, kabar mengenai bangkrutnya SVB mempengaruhi gerak USDC. Pada tanggal 11 Maret lalu, USDC bahkan sempat menyentuh harga terendahnya yaitu US$0,879 per koin dengan volume sebesar US$1,07 miliar.

Seperti diketahui bahwa perusahaan penerbit USDC, Circle menyimpan cadangan dana di SVB. Hal itu diketahui dari cuitan resmi akun circle.

"Menyusul konfirmasi pada akhir hari ini, inisiasi pemindahan dana dilakukan pada Kamis untuk memindahkan saldo belum diproses sebesar US$3,3 miliar dari kurang lebih US$40 miliar cadangan USDC yang berada di SVB,” tulis Circle, dikutip Senin (13/3/2023). 

1678676608_b79acc19-362e-4c3f-aa03-834cc5943b9f.
1678676608_b79acc19-362e-4c3f-aa03-834cc5943b9f.

Keterangan Foto: Cuitan pada akun resmi Circle, perusahaan penerbit USDC.

Silicon Valley Bank (SVB) mengalami kebangkrutan setelah 48 jam bank tersebut mengalami krisis modal pada Jumat (10/3/2023).

Sampai akhirnya, Regulator AS menutup sekaligus menyita aset bank tersebut. Kini, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) telah ditunjuk sebagai penerima disposisi asetnya.

SVB merupakan bank yang berspesialisasi dalam pembiayaan startup. Bank ini fokus memberikan pinjaman untuk perusahaan-perusahaan startup atau rintisan sejak 1980-an.

Akar bangkrutnya Silicon Valley Bank berasal dari dislokasi yang dipicu oleh tingkat suku bunga lebih tinggi dan adanya penurunan besar dalam pertumbuhan industri teknologi.

Ketika klien pemula menarik simpanan untuk menjaga perusahaan mereka tetap bertahan di lingkungan yang dingin untuk penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dan penggalangan dana pribadi, SVB mendapati kekurangan modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper